Senin, 20 Maret 2017
Minggu, 19 Maret 2017
Ketakutanku | by Irma Rahmawati
Asalamualaikum... Mangga ini ada karya tulis ku,, berdasarkan saran kak musy aku mencoba membuat ini,, silahkan dibaca dan berikan tanggapan nya yaa demi kesuksesan blog kita yg dikelola sma kak musy 😁
Jika kurang berkenan mohon di maafkan yaa, maklum masih pemula... 😅
Selamat membaca.. 💗💗💗💗💗💗💗💗💗
Pesan seorang sahabat..
🔥ketakutanku🔥
"Saat kamu jauh dari pandangaku, aku merasakan kehadiranmu, tapi saat dirimu ada dihadapanku malah aku merasa seakan-akan sedang berhadapan dengan orang yg asing bagiku"
Mungkin kata itulah yang saat ini pantas aku ucapkan padamu...
Banyak anak muda menyesali sebuah pertemuan karena perpisahan yang menyakitkan..
Mungkin karena aku masih berjiwa muda, maka aku merasakan hal yang sama..
Aku lupa dari mana awalnya kita menjalin "hubungan" ini...
TEMAN...?? ya kita memang berteman bukan...??!!
Teman,, aku tau aku hanya seorang laki laki biasa, aku tidak setampan nabi yusuf, tidak setabah nabi ayub, tidak semulia Rasulullah...
Tapi aku ingin kamu tetap jadi sahabatku,, tempatku berbagi,, tempatku menceritakan keluh kesahku,, tempat segala motivasi ku...
Dulu aku selalu mengharapkan kehadiranmu kembali mewarnai hari hariku...
Dan sekarang kamu memang telah kembali dan memberi warna di hidupku, namun warna itu sudah tak seindah dulu, kini kau datang dengan warna abu abu,, seakan membuat kelam hari hariku...
Membuat diriku berada di sebuah jurang kehidupan dengan sejuta pertanyaan,,
Apa salahku..??
Ada apa dengan dirimu..??
Tak mau kah kau mengenalku lagi..??
Pertanyaan pertanyaan seperti itu membuatku semakin terjebak dalam kedzoliman ku terhadapmu,, ku mohon jangan biarkan aku berburuk sangka padamu...
Perlu banyak waktu untuk membicarakan itu semua denganmu, namun sampai saat ini tak pernah aku menemukan kesempatan untuk berbicara denganmu,, jangankan untuk membicarakan hal itu menyapa dirimu pun aku sudah tidak pernah berani lagi...
kamu ingat saat kita sedang sama sama tenggelam dalam serunya materi pembelajaran di kelas...?? Saat itu tanpa sengaja pandangan kita bertemu,, namun tak kuduga ternyata kamu memalingkan pandanganmu itu..
Mungkin butuh seribu keberanian untuk berbicara langsung berhadapan denganmu maka aku sempat berfikir untuk menghubungimu lewat media lain, berharap ada jawaban darimu dan membicarakan semua keluh kesahku terhadapmu...
Namun,, berapa pesan yg sudah aku sampaikan lewat akun facebook ku, berapa pesan singkat yang sudah aku kirim lewat ponselku, tapi tidak pernah kamu menanggapinya..
Prasangka burukku terhadapmu semakin tak bisa terbendung lagi..
Aku takut jika kedekatan kita dulu sebagai "teman" malah bisa membawa kita saat ini kedalam lembah permusuhan karena prasangka prangka burukku ini..
Kamu tak seperti yg dulu pernah aku kenal..
Aku takut jarak yang sedang merenggangkan kita sekarang ini akan semakin luas dan pada akhirnya akan memisahkan kita...
Aku takut.. 😔😔😔
💗💗💗💗💗💗💗💗💗
Pesan nya dari cerita ini:
Salah faham pasti akan terjadi saat tidak terjalin komunikasi yg baik dalam sebuah hubungan..
Beranikan diri untuk membicarakan hal hal kita rasakan terhadapnya,, lihat bagaimana tanggapan darinya, maka dari situlah kita dapat menarik kesimpulan tentang apa yg ada di fikirannya...
Saur sepuhna mah 👵🏻👵🏻"goreng ku omong, hade ku omong"👵🏻👵🏻..
Kebe mah kudu selalu kompaknya,, jangan ada kesalah fahaman.. Ceritakan saja semuanya insya Alloh kita akan selesaikan masalah demi masalah antara kita...
Kebe big family... ☺☺☺
Rabu, 08 Maret 2017
3 Ubur-ubur
| Tampak depan : Bu Yutika, Bu Lucy, dan Bu Marsiyah |
Sebut saja trio Ibu-ibu, trio mamah atau trio ubur-ubur :D
Waktu itu September 2016 menjadi awal kita saling mengenal, sekarang tanggal 4 Februari 2017 artinya sudah 6bulan ya ? dan tanggal 4 kita sudah semester 2, karna minggu lalu kita baru aja ikut serta dalam UAS dan UPM.
Kita ke mesin waktu milik doraemon...tujuan STAI bulan september 2016.
Pertama kali pertemuan mereka yaitu ketika pendaftaran di STAI Sukabumi, mereka bertukar senyuman (so sweet). 1 minggu kemudian mereka di pertemukan lagi ketika testing, ujian masuk STAI atau sejenisnya. Ternyata mereka 1 ruangan bahkan 1baris lebih tepatnya Bu Yutika di depan posisi Bu Lucy. Di sela-sela sebelum testing gilirannya, Bu Yutika memberanikan diri memberikan beberapa pertanyaan :
Bu Lucy : Lucy, kalo Ibu ???
Bu Yutika : Neng Yutika, Ibu dari mana ?
Bu Lucy : Ci sande
Bu Yutika : Ibu ngambil Karyawan atau Reguler (berharap se-jurusan) ??
Bu Lucy : Karyawan
Bu Yutika : sama dong haha (tertawa bahagia)
Bu Yutika melontarkan banyak pertanyaan (Kepo), bu yutika berharap se-kelompok/ruangan minggu depan ketika OPAK bahkan perkuliahan di mulai. 7 September 2016 Akhirnya perkuliahan di mulai ternyata mereka di pertemukan lagi, nampak wajah bahagia dari keduanya (lebih tepatnya ber3 dengan Bunda Marsiyah). Bu Lucy dan Bu Yutika semakin dekat dan akrab hingga pulang dari perkuliahan mereka sempat bahkan sering boncengan, juga karna searah.
Suatu ketika posisi duduk Bu Lucy, Bu Yutika, dan Bu Marsiyah berdekatan, dari situ mereka merasa dari latar belakang yang sama yaitu melanjutkan kuliah setelah menikah, banyak keseruan setelah mereka sering bersama, mengobrol, jajan, sholat, bersindau gurau, shoping (tapi kalau shoping susah nyempetinnya karna pulang dari kampus selalu malam) kemanapun kalau ada kesempatan mereka selalu bersama, begitulah teman akrab bahkan seperti keluarga. Bu Yutika sudah menganggap mereka sebagai keluarga/kaka-kaka nya, dikelas mereka selalu bersama sampai di juluki 3/Trio Ubur-Ubur Semoga tanggal 4 Februari 2017 Masih se-ruangan yahh !!!
Ibu Marsiyah - "kita bertemu di kampus STAI dengan tujuan yg sama ingin menggapai cita-cita, saling memahami segala kekurangan kita hingga tak ada penghalang diantara kita untuk saling menyayangi sbg saudara."
.
Th Eva - " Dimana2 ada bu lucy d situ ada bu Marsyiah dan bu Yutika ..mreka tk akan bisa d pisahkan
Sampe kursi dudukpun tk prbah branjak always ngarerempet ".
Th Lia - " Mereka sosok ibu modern yang tangguh, multitalent.. Supermoms..
Dgn penuh semangat tetap menjalankan 2 kewajiban yaitu menuntut ilmu dan menjaga keluarga itu hal yg luar biasa.."
Th Lina - " Lucu dan penyayang
Usia memang berbeda tapi hati kita sama
Waktu bisa memisahkan tapi hati kami selalu bersama
Tiga ibu pengganti saat kami diluar rumah."
Kang Riyan - " Seru..
Gokil..."
Bagaimana pendapat 3 Ubur-Ubur ?
Ibu Marsiyah - " Lucy org nya agak ceroboh tiap hari pasti hp nya jatoh,semangat belajarnya tinggi,th yutika org nya lucu bisa bikin bunda ketawa jadi pelipur hati,v dia agak manja".
Ibu Lucy - "Karakter t yutika itu baik,polos,ramah,humoris,,bunda itu bnr2 jd bunda bwt qt2 yg bs di minta stiap saran nya,,tp kdng2 uniknya bunda itu klo tlponan sma orang suka anteng bgt,,,lamaaaaa
..hhhe,,".
Bu Yutika - "Sama Bunda (Ibu Marsiyah ) gak sekelompok cuma senyum-senyum, eh pas udah kenal seneng juga sekelas sama mereka berdua. Mereka itu baik sekali, asik di ajak ngobrol di ajak jajan, di ajak cerita kita itu ketawa-ketawa mulu, kerjaanya happy selalu di manapun dan kapanpun hhh."
Pesan bunda untuk Ibu Yutika dan Ibu Lucy "tak ada kata terlambat wat mencari ilmu,umur boleh tua v semangat tetap muda..."
Ada ungkapan yang mengatakan, “Belajar di waktu muda bagai mengukir di atas batu. Belajar di waktu tua bagai melukis di atas air.”
Ibu-ibu di atas juga masih muda ko !
Sebenarnya, ungkapan ini untuk memotivasi anak muda agar giat belajar dan menuntut ilmu. Masa muda hendaklah dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membekali diri dengan ilmu pengetahuan.
Namun, bukan berarti orang yang sudah memasuki usia senja sudah terlepas tanggung jawabnya untuk menuntut ilmu. Banyak orang yang sudah berusia, berlindung dari kewajiban belajar dengan ungkapan ini. Menurut mereka, masa tua sudah dibebaskan dari kewajiban menuntut ilmu. Karena daya ingatnya sudah tak mampu lagi merekam pelajaran.
Imam Hasan al-Bashri pernah ditanya seseorang yang usianya sudah 80 tahun. Apakah orang tua itu masih pantas untuk menuntut ilmu? Imam Hasan menjawab, “Jika ia masih pantas hidup.”
Demikian menuntut ilmu tidak di batasi oleh usia, status menikah. Jadi harus tetap semangat yahh !
Siapa yang menganggap dirinya masih pantas untuk hidup, maka dia mesti belajar dan menambah pengetahuannya. Imam al-Hasan menegaskan, tak ada batasan usia bagi orang yang mau menuntut ilmu

